22.4 C
Indonesia
Jum, 3 Februari 2023
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

22.4 C
Indonesia
Jumat, 3 Februari 2023 | 22:54:27 GMT+0700

Mahasiswa INAIFAS Beri Terobosan Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Pasar Budaya Digelar

tintapedia.com – Pasca pandemi yang melanda Indonesia, dan kebijakan pemerintah yang akhirnya melonggarkan semua kegiatan membuat beberapa masyarakat berbondong-bondong membuat event yang bertujuan meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Tema pasar budaya tempo dulu yang digelar di Kampung londo kencong kota tua yaitu bekas pabrik gula PTPN XI Gunungsari kencong.

Kegiatan selama 2 hari pada tanggal 16-17 Juli 2022 pada sabtu-minggu yang dilakukan mahasiswa Inaifas,(institut agama Islam alfalah Asunniyah) tersebut dikemas dengan kegiatan UMKM dan juga carnaval dengan tema berdandan baju bertema jaman dulu.

Berlatar belakang kencong tempo dulu dengan tempat wisata Heritage bekas bangunan peninggalan jaman Belanda tersebut dipilih oleh panitia kegiatan selain untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas juga memberikan ruang tempat baru bagi pelaku UMKM atau pelaku seni yang tergabung dalam Komunitas perupa Jember,(KPJ) Jember yang ikut meramaikan kegiatan membangkitkan ekonomi Jember dari tingkat bawah.

Baca juga:  Berikan Himbau Prokes Dan Mudik, SMK PGRI 05 Jember Bagi Takjil Bulan Ramadan

“Kegiatan bisa digelar Kembali dan bertempat di kampung londo PTPN XI Gunungsari kencong.kegiatan ini kami laksanakan bersama sama untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dan membuat market place bagi rakyat,” kata Mila Agustin ketua Prisma Inaifas, Minggu,(17/7/2022).

Mila juga menambahkan, jika kegiatan ini juga mengandeng komunitas kencong kota tua,(KKT) serta komunitas perupa Jember,(KPJ).

Lebih lanjut terkait produk apa yang dijual di kegiatan tersebut, Mila Agustin menjelaskan.

Baca juga:  Hendak Transaksi Sabu, Pemuda Asal Jember Diamankan Polisi

“Kegiatan ini kami kemas dengan dipadu padankan dengan tema pasar budaya dimana hal tersebut juga digelar carnaval tempo dulu agar masyarakat kencong tahu bahwa masyarakat masih tetap berpegang teguh pada warisan budaya lama yaitu memakai baju jaman dulu itu salah satunya,” terangnya.

Selain itu Mila juga menjelaskan, selain menjual produk yang dijual warga berbagai makanan olahan jaman dulu sampai modern juga pupuk organik buat petani serta juga madu di lakukan di lapak lapak yang di sediakan panitia dalam kegiatan pasar budaya yang berlangsung tersebut.

Latest news
Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini