22.4 C
Indonesia
Jum, 3 Februari 2023
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

22.4 C
Indonesia
Jumat, 3 Februari 2023 | 22:57:33 GMT+0700

Cegah Warga “Terjun Bebas” di Sungai, Pemdes Menampu Gotong Royong Benahi Jembatan.

Tintapedia.com – Akibat banyak petani jatuh tercebur ke sungai saat melintas, warga dusun kedung lengkong, Desa Menampu Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember bahu membahu betulkan jembatan.

Selain jembatan berukuran lebar 2,5 meter dan panjang 10 meter yang dibenahi, permasalahan timbul karena jalan dikawasan tersebut banyak batu batu besar yang menonjol.

Jadi saat melintas, kadang warga kebingungan mencari Medan yang bagus dan dari situ akhirnya motor terpental dan warga terjun bebas ke sungai.

Menyikapi banyaknya korban semakin hari, hingga salah satu warga sekitar patah tulang. Akhirnya warga bersama sama membenahi dan Mengecor ruas jalan tersebut dengan meminta bantuan sumbangan pihak kepala desa setempat, Rabu,(13/10/2022).

Baca juga:  Jelang Arus Mudik, Komunitas Di Jember Pasang Himbauan Waspada jalan rusak Rawan Kecelakaan

“Terakhir ada warga atas nama ali yang sedang mengangkut hasil panen terjatuh dan tercebur ke sungai, dan tidak hanya Ali saja mas, beberapa orang sudah terjun bebas dan malahan ada yang sampai patah tulang,” kata kepala Desa Menampu Kecamatan Gumukmas Aan Rofi’i.

Dari keluh kesah warga itulah akhirnya kami tampung dan menunggu progres pembangunan yang layak, saya pribadi sebagai kepala desa dimintai sumbangsih bahan material dan saya pribadi siap.

“kami pemerintah desa, segera memberikan bantuan material berupa semen dan pasir untuk menutup lubang jalan yang dapat menyebabkan petani yang lewat jatuh ke sungai,” ungkap H Aan Rofi’i Kepala Desa Menampu.

Baca juga:  Terkesan Mendadak, DPRD Jember Akan Setujui Pelepasan Aset Kawasan Gor Kaliwates Ke BPN Jember

Sementara itu, warga Dusun Kedung lengkong, Novan bersama warga yang bergotong royong, mengungkapkan dirinya bahagia dan berterimakasih kepada pemerintah desa. Dirinya berharap agar proses pembenahan jembatan dapat segera selesai dan dapat nyaman dipakai oleh warga sekitarnya.

” Hampir dua tahun kebelakang, jembatan ini selalu jadi momok, bagi kami warga dusun kedung lengkong yang melintas di jembatan tersebut. Bahkan istri saya harus turun dulu ketika melintas di jembatan ini, semoga cuaca bersahabat sehingga pengecoran jalan jembatan ini lekas kering, “Tutup Novan. (Felli)

Latest news
Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini